Jumat, 01 Juni 2012

Ibu Hamil Harus Minum Susu?


Susu kedelai membuat kulit bayi putih. Minum susu membuat bayi lahir besar. Ada sederet mitos tentang susu dan kehamilan. Ayo cari tahu agar tak salah kaprah.
 
Mitos: Susu ibu hamil bikin bayi besar
Fakta:  Bukan susu hamil yang membuat bayi besar. Kelebihan kalori pada ibu sebabnya. Susu hamil jika diminum dua gelas per hari menyumbang sekitar 300 kalori. Jika selain minum susu, ibu juga banyak makan makanan sumber kalori (selain nasi) seperti kue, roti, mie ayam, kemudian tidak banyak bergerak dan malas olahraga, tentu membuat bayi besar (gemuk).
 
Mitos: Minum susu biasa bisa, tetapi minum susu hamil terkena diare dan alergi.
Fakta: Diare atau alergi kemungkinan dicetus penambah rasa pada susu hamil, seperti coklat atau vanila, karena ada ibu yang misalnya, alergi coklat.
 
Mitos: Susu kedelai membuat kulit bayi putih.
Fakta: Tidak benar. Warna kulit lebih ditentukan melanin, pigmen di kulit dan merupakan faktor keturunan.
 
Mitos: Terlalu banyak minum susu kedelai dapat mencetus kanker.
Fakta: Susu kedelai justru anti-kanker, karena mengandung antioksidan, lesithin, isoflavon dan saponin, zat-zat yang mencegah peradangan dan pertumbuhan sel yang tidak normal.
 
Mitos: Susu kedelai bikin tubuh bayi bersih dan tanpa lemak saat dilahirkan.
Fakta: Susu kedelai memang rendah lemak dibanding susu sapi, namun tidak serta merta membuat bayi bersih tanpa lemak, karena itu juga tergantung lemak di tubuh ibu yang didapat dari konsumsi makanan/minuman lainnya.
 
Mitos: Susu ibu hamil bikin eneg akibat kandungan zat besi di dalamnya.
Fakta: Susu bumil memang mengandung zat besi (salah satu jenis mineral) yang tinggi, tetapi pabrik biasanya memberi penambah rasa dan gula untuk meredam rasa zat besi tersebut.
 
Mitos: Susu rendah lemak (non fat) mengandung lebih banyak kalsium, baik bagi ibu hamil.
Fakta: Susu rendah lemak yang diproduksi saat ini memang ditambah kandungan kalsiumnya karena konsumen banyak memerlukan tambahan kalsium namun ingin mencegah kelebihan lemak atau kolesterol. Benar baik bagi ibu hamil yang ingin mengontrol kenaikan berat badan.
 
Mitos: Susu khusus ibu hamil adalah jenis susu terbaik untuk diminum saat hamil.
Fakta: Jika cukup mengonsumsi daging dan makanan sehat lainnya, ibu tidak terlalu membutuhkan susu bumil, asalkan yakin semua kebutuhan nutrisi terpenuhi. Sebaliknya, jika ibu tidak bisa minum susu atau bumil, bukan berarti tidak bisa mendapatkan bayi yang sehat atau ASI berkualitas. Pastikan saja ibu mengkonsumsi bahan makanan lain atau suplemen dari dokter yang menggantikan susu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar